Senin, 12 Februari 2018

Sambut Libur Tahun Baru Cina Dengan Menginap di Boutique Hotel Sanur

Tahun Baru Cina
image source: tribuntravel.com

Awal tahun bagi orang Tionghoa adalah masa yang selalu ditunggu-tunggu karena adanya hari spesial. Apalagi kalau bukan Hari Imlek atau Tahun Baru China. Hari libur ini biasanya jatuh di awal tahun, entah bulan Januari atau bulan Februari. Tidak hanya turis domestik, turis-turis dari China/Tiongkok pun memanfaatkan liburan ini untuk mengunjungi sanak keluarga dan bepergian ke berbagai tempat wisata.

Baik bepergian di dalam negeri sendiri maupun ke luar negeri, salah satunya adalah Indonesia. Menurut situs Kompas.com, diprediksi lebih dari puluhan ribu  turis dari negeri tirai bambu akan berlibur ke Bali dalam liburan Imlek tahun 2018.
Diberitakan bahwa tiga agen besar di Bali, yakni, Tjendana Mandala Sakti (TMS) mendapatkan booking definitif 6.000 pax, lalu ada sekitar 15.000 on procces. Sementara ProBali Pandu Wisata mendapatkan pemesanan 5.000 pax dalam masa perayaan Tahun Baru Imlek.

Sementara itu reservasi definitif utk Imlek dari Jetwing ada sekitar 4000 pax. Total booking, sejauh ini baru 15.000 wisatawan mancanegara (wisman) definitif untuk Imlek.
Lebih lanjut diberitakan Kompas.com, Jetwing untuk charter Shanghai ke Bali 3x seminggu sudah terbang sejak tanggal 20 Januari sampai 1 Februari 2018, dengan kapasitas 720 pax selama 2 minggu.
Sementara, Charter Nanning ke Bali juga sudah berjalan dengan pemesanan sampai Imlek sebesar 4.000 pax. Kenapa ada banyak wisman asal Tiongkok yang berkunjung ke Indonesia, khususnya Bali?

Ini tak lepas dari kunjungan Menpar Arief Yahya ke Beijing, Tiongkok, pada 23 Januari lalu. Di sana, beliau melakukan pertemuan dengan tujuh perusahaan yang bergerak di industri pariwisata, serta press conference dan presentasi di sebuah gathering.
Rombongan Menpar juga bertemu Alitrip, anak perusahaan Alibaba, e-commerce company terbesar dunia milik Jack Ma. Lalu Baidu, Tuniu, Qunar, Tongcheng, EBTC, dan perusahaan pencharter pesawat wisata ke Indonesia.

Direncanakan juga Konsulat Jenderal Tiongkok di Bali juga mengajak 1.500 wisatawan asal Tiongkok akan memulai kunjungan ke Bali pada 15 Februari 2018.
Meski Gunung Agung di Bali masih terjadi peningkatan aktivitas dan masih pada level awas namun status tersebut tidak untuk seluruh wilayah Bali. Kementerian Pariwisata berpendapat bahwa secara umum pariwisata Bali masih normal.

Untuk itu, pemerintah Indonesia terus mempromosikan Bali ke dunia internasional, termasuk Tiongkok. Karena itu, Anda yang tinggal di Indonesia dan hendak berlibur ke Bali saat liburan Imlek, tak perlu takut untuk ke sana.

Untuk mencari objek wisata di Bali, Anda tak perlu bingung karena Bali sudah terkenal memiliki banyak objek wisata menarik, diantaranya Pantai Kuta. Sementara untuk penginapan, Anda bisa menemukan hotel-hotel dengan berbagai kelas.
Hotel Sanur
image source: hrs.com

Salah satunya adalah Maison Aurelia, sebuah luxury boutique hotel Sanur. Hotel ini menyediakan kamar trendi yang dilengkapi AC dan TV berlayar datar. Setiap kamar juga tersedia kamar mandi dalam yang dilengkapi dengan pengering rambut, jubah mandi, dan perlengkapan mandi gratis.

hotel sanur
image source: booking.com

Luxury boutique hotel di Sanur ini juga memiliki fasilitas dan pelayanan yang mewah dan luar biasa. Lokasi hotel juga cukup strategis dan relatif dekat dengan beberapa objek wisata, seperti Pantai Matahari Terbit dan Pulau Penyu Serangan. Akomodasi ini juga dekat dengan objek wisata pantai.Dengan berbagai keunggulan tersebut maka Anda tak perlu ragu menginap di Maison Aurelia Sanur, luxury boutique hotel di Sanur selama liburan di Bali dalam rangka menyambut perayaan Imlek.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar